Aceh Barat. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Baitul Mal Kabupaten (BMK) menyalurkan bantuan kepada fakir miskin tahun 2026 secara simbolis di Kantor Camat Meureubo, Meulaboh, Senin (04/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi pemerintah dan lembaga filantropi Islam.
Bupati Aceh Barat Tarmizi hadir didampingi Plt Sekda Kurdi, Asisten Administrasi Umum Safrizap, serta Ketua BMK Sofyan Yusuf.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp6.409.950.000 kepada 8.969 penerima di seluruh wilayah kabupaten.
Dana bersumber dari pengelolaan Baitul Mal yang melibatkan zakat, infak, wakaf, serta partisipasi gampong.
Bupati Tarmizi menekankan perlunya optimalisasi potensi dana sosial keagamaan.
“Setiap tahun kita targetkan pendapatan Baitul Mal terus meningkat dari infak, zakat, dan wakaf masyarakat. Saat ini kontribusinya masih kecil, terutama dari mereka yang memiliki penghasilan besar,” ujarnya.
Ia menyebut peningkatan pendapatan akan memperluas program bantuan, termasuk pembangunan rumah dhuafa, beasiswa, dan modal usaha bagi masyarakat produktif.
Tarmizi menegaskan skema bantuan tidak bersifat permanen bagi seluruh penerima.
“Kita ingin penerima bantuan berkurang dari waktu ke waktu, kecuali bagi lansia. Untuk yang masih produktif, kita dorong agar bisa mandiri,” katanya.
Ia juga mengimbau perusahaan dan masyarakat agar menyalurkan zakat dan infak di Aceh Barat demi memperkuat solidaritas lokal.
“Jangan mencari rezeki di Aceh Barat, tetapi zakatnya dibawa ke daerah lain. Kita berharap kepedulian bersama untuk membangun daerah melalui Baitul Mal,” tegasnya.
Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi langkah berkelanjutan dalam pengentasan kemiskinan di Aceh Barat.(*)














