Anak Yatim Abdya Terima Santunan dan Bantuan Pendidikan

Bupati Abdya Safaruddin saat menyerahkan santunan anak yatim dalam acara buka puasa bersama di Pendopo Bupati setempat. Jumat 13 Maret 2026. [Foto Dok : Humas Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menyalurkan santunan bagi 736 anak yatim dalam acara buka puasa bersama di Pendopo Bupati, Jumat (13/03/2026).

Setiap anak menerima Rp400 ribu yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Selain santunan, pemerintah daerah mengalokasikan bantuan pendidikan sebesar Rp1 juta per anak, terdiri dari Rp800 ribu untuk biaya sekolah dan Rp200 ribu untuk kebutuhan pokok.

Pemkab Abdya juga berencana menyalurkan pakaian sekolah bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu melalui Dinas Sosial.

“Setiap anak akan menerima bantuan sebesar Rp1 juta, yang terdiri dari Rp800 ribu untuk biaya pendidikan dan Rp200 ribu untuk kebutuhan bahan makanan,” kata Safaruddin.

Bupati menekankan perhatian terhadap anak yatim dan masyarakat miskin menjadi prioritas.

Ia mendorong anak-anak untuk tetap bersekolah dan menempuh pendidikan demi masa depan lebih baik, serta meminta pejabat eselon turut menyantuni minimal satu anak secara berkelanjutan.

“Anak-anak yatim harus terus sekolah dan mengejar cita-cita. Jangan sampai ada yang putus sekolah. Jika ada yang putus sekolah, segera laporkan kepada kami,” tegas Safaruddin.

Safaruddin juga mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat untuk keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kepedulian pejabat terhadap kondisi sosial, terutama kehidupan anak yatim.

Program santunan dan bantuan pendidikan ini diharapkan memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Abdya.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...