Bupati Abdya Safaruddin Santuni 1.794 Anak Yatim

Bupati Safaruddin didampingi sang ibunda dan Ketua DPRK Roni Guswandi saat penyerahan santunan anak yatim di kediamannya, Gampong Tangah Rawa, Susoh. Sabtu 27 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, memberikan santunan kepada 1.794 anak yatim dari seluruh Kecamatan di Abdya dalam sebuah acara sosial yang dilaksanakan di rumahnya di Desa Tangah Rawa, Kecamatan Susoh, pada Sabtu (27/12/2025).

Santunan ini mencakup anak yatim dari sembilan Kecamatan sebagai bentuk komitmen sosial yang telah dijalankan Safaruddin sebelum menjadi Bupati.

Kegiatan ini juga menjadi ungkapan rasa syukur atas amanah kepemimpinan yang saat ini dia emban.

Secara langsung, Bupati Safaruddin menyerahkan bantuan tersebut didampingi oleh ibundanya, Sarinah.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Sekda Abdya Amrizal, Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, serta relawan dan masyarakat sekitar.

Ketua Tim Pemenangan Safaruddin-Zaman Akli, Zulkarnaini, menjelaskan bahwa santunan tersebut didistribusikan merata di seluruh wilayah Abdya.

Dari Kecamatan Babah Rot, Kuala Batee, dan Jeumpa, terdapat 588 anak yatim, sementara di Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-tangan, dan Setia berjumlah 674 anak.

Di Kecamatan Susoh dan Blangpidie masing-masing sebanyak 326 dan 206 anak, sehingga totalnya mencapai 1.794 anak.

Zulkarnaini menambahkan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Safaruddin sejak menjabat sebagai Wakil Ketua DPRA.

Dia menekankan bahwa status Safaruddin sebagai Bupati tidak mengubah esensi kegiatan tersebut, malah memperkuat rasa kebersamaan dengan masyarakat.

Selain itu, Zulkarnaini mengingatkan para koordinator Kecamatan, koordinator Desa, dan relawan untuk menjaga kekompakan.

Dia menegaskan bahwa relawan tetap merupakan bagian penting dalam pemerintahan Safaruddin-Zaman Akli, dan menepis isu yang menyebutkan bahwa relawan akan ditinggalkan setelah Pilkada.

“Tidak ada yang ditinggalkan. Relawan tetap terus bersatu dan bersama dalam mengawal pembangunan Abdya selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Acara ini menegaskan pentingnya pendekatan sosial dan keberlanjutan hubungan dengan masyarakat serta relawan, yang menjadi bagian dari visi kepemimpinan Safaruddin di Abdya.(T018)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...