Menkomdigi Janjikan Layanan Internet di Aceh Segera Pulih

Meutya
Menkomdigi RI Meutya Viada Hafid saat meninjau pengoperasian tower BTS yang pernah terdampak banjir di Desa Tanah Terban, Karang Baru, Aceh Tamiang, Minggu (28/12/2025). (Foto: ANTARA)

Banda Aceh. RU – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi RI) Meutya Hafid berjanji layanan internet di Aceh bakal kembali pulih dalam beberapa hari ke depan.

“Tugas kami adalah memastikan koneksi internet kembali, seluler kembali pulih sebelum tahun berganti,” kata Meutya Hafid saat berkunjung ke Aceh Tamiang, Minggu, 28 Desember 2025.

Ia mengakui, saat ini pengoperasian infrastruktur telekomunikasi perangkat seluler masih terkendala akibat masih bergantung pada mesin genset dan baterai, karena daya listrik PLN belum maksimal.

“Kami sudah meninjau BTS yang  terdampak dan upaya pemulihan BTS sudah dilakukan secara maksimal,” kata Meutya.

“Upaya pemulihan yang dilakukan pihak Telkomsel sudah 80 persen. Dari pihak Indosat dan XL dalam dua hari ini juga sudah menaikkan konektivitasnya dengan dukungan genset dan baterai. Jadi kalau listrik padam ada genset, genset mati ada baterai,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia menegaskan sangat menghargai kerja-kerja dari operator seluler, karena banyak keluarganya juga terdampak bencana, tetapi tetap melakukan percepatan jaringan komunikasi.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...