Satpolairud Evakuasi Kapal Karam di Sungai Krueng Cangkoi

Personil Satpolairud Polres Aceh Barat, mengevakuasi satu unit boat milik nelayan yang karam di muara Krueng Cangkoi, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Rabu 6 Agustus 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/T014].

Meulaboh. RU – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat, mengevakuasi satu unit boat milik nelayan yang karam di muara Krueng Cangkoi, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Rabu (06/08/2025).

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kasat Polairud IPTU Karianta bersama sejumlah personel.

Masyarakat nelayan sekitar turut membantu proses penarikan kapal yang dilakukan secara manual menggunakan tali yang dihubungkan ke kapal patroli.

Boat yang karam berhasil dipindahkan ke tepi sungai untuk mencegah hambatan pada jalur pelayaran nelayan. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam tanpa kendala berarti.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Karianta menyampaikan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan.

“Proses evakuasi dilakukan secepat mungkin agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran. Kehadiran Satpolairud diharapkan bisa memberikan rasa aman serta menjadi solusi atas permasalahan masyarakat pesisir,” ujar IPTU Karianta.

IPTU Karianta menambahkan, selain menjaga keamanan laut, Satpolairud juga menjalin kedekatan dengan para nelayan sebagai mitra utama di wilayah pesisir Aceh Barat.

“Kami siap membantu kapan pun masyarakat membutuhkan, terutama saat terjadi kecelakaan atau situasi darurat lainnya di perairan,” tambahnya.

Situasi selama evakuasi berlangsung dalam kondisi aman dan tertib,bersinergi dengan masyarakat pesisir guna menciptakan lingkungan perairan yang nyaman, tertib, dan humanis.(T014)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...