Pemkab Aceh Barat Taman 1.000 Pohon di Pantai Batee Puteh

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Wista Nowar, S.Pt., M.Si., memberi sambutan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Pantai Batee Puteh, Desa Suak Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Selasa 15 Juli 2025. [Foto Dok. rahasiaumum.com/T014]
  • Fokus pada Edukasi Lingkungan

Meulaboh. RU – Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan aksi bersih pantai dan penanaman 1.000 pohon ketapang dan cemara di kawasan Pantai Batee Puteh, Desa Suak Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Selasa (15/07/2025).

Aksi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, kepala SKPK, perwakilan perusahaan, hingga pegiat sosial.

Tema yang diusung tahun ini adalah “Hentikan Polusi Plastik”, sebagai bentuk ajakan untuk mengurangi sampah plastik yang mencemari pesisir dan laut.

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Wista Nowar, S.Pt., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan isu lingkungan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Ia menyatakan bahwa tahun ini untuk pertama kalinya isu lingkungan hidup masuk dalam indikator capaian pembangunan daerah melalui program Adipura.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti sebagai seremoni. Lingkungan hidup sudah menjadi komitmen nyata dalam dokumen rencana kerja daerah,” ujar Wista.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan pengamatan visual udara, kawasan pesisir Aceh Barat mengalami peningkatan volume sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem pantai dan laut.

“Jika tidak ditangani, sampah plastik akan menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan sumber daya alam dan kehidupan masyarakat pesisir,” lanjutnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat, Bukhari, selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa seluruh pohon yang ditanam akan dirawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat jangka panjang.(T014)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...