Wakili Indonesia, Pertamina EP Rantau Raih Penghargaan ESG Tingkat Asia

FM Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah memegang penghargaan Gold Winner pada ajang Regional Asia ESG Positive Impact Awards 2026 untuk kategori DEI. Sabtu 7 November 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Program pemberdayaan masyarakat Harmoni Inklusif yang dijalankan Pertamina EP Rantau Field meraih penghargaan Gold Winner dalam ajang Regional Asia ESG Positive Impact Awards (Asia ESG PIA) 2026 untuk kategori Diversity, Equity & Inclusion (DEI).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam Malaysia, Datuk Seri Arthur Joseph Karup, di KLGCC Convention Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 4 November 2026 malam.

Asia ESG PIA merupakan ajang bagi perusahaan dari Malaysia, Indonesia, dan Filipina untuk menunjukkan dampak nyata penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kegiatan ini merupakan inisiatif konsorsium media yang melibatkan Star Media Group, Kompas Gramedia (KG) Media dari Indonesia, dan The Philippine Daily Inquirer dari Filipina.

Perwakilan Indonesia yang tampil dalam ajang tersebut merupakan penerima penghargaan Lestari Awards 2026 yang diselenggarakan KG Media di Jakarta.

Sebelumnya, Program Harmoni Inklusif Pertamina EP Rantau juga meraih penghargaan Kompas Lestari Awards 2026 pada kategori Diversity, Equity & Inclusion.

Pertamina EP Rantau Field, yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1), tercatat sebagai satu-satunya perwakilan Pertamina Group yang berhasil meraih penghargaan sekaligus membawa nama Indonesia dalam ajang regional tersebut.

Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, yang menerima penghargaan secara langsung, mengatakan capaian itu menjadi bukti bahwa program pemberdayaan perusahaan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjalankan bisnis, bukan sekadar program tambahan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat. Akan tetapi, menciptakan nilai bersama melalui penerapan prinsip ESG. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan mulai dari masyarakat, pemerintah, akademisi hingga mitra kerja yang sama-sama membangun kemandirian dan keberlanjutan program di wilayah operasi kami,” ujar Tomi kepada rahasiaumum.com, Sabtu (07/11/2026).

Ia menambahkan, Pertamina EP Rantau Field akan terus memperkuat inovasi sosial melalui program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, setiap program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Penghargaan ini sebagai wujud komitmen Pertamina EP Rantau Field dalam mengeliminasi diskriminasi, memperkuat inklusivitas di lingkungan kerja maupun rantai nilai. Bahkan, memajukan standar tata Kelola ESG di kancah regional,” katanya.(S04)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...