Pertamina EP Rantau Gagalkan Pencurian Minyak, Lima Pelaku Diamankan

Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah (APD biru) memberikan penjelasan terkait penangkapan ilegal tapping dan rarang bukti hasil pencurian minyak mentah, di Desa Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang. Selasa 28 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – PT Pertamina EP Rantau Field yang berada di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 menggagalkan aksi pencurian minyak mentah di wilayah operasionalnya, Dusun Maju, Desa Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan lima terduga pelaku beserta barang bukti.

Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan aparat serta dukungan warga.

“Kami mengapresiasi sinergi petugas keamanan bersama TNI dan kepolisian dalam menggagalkan aksi ini.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi positif,” ujar Tomi, Selasa (28/04/2026).

Barang bukti yang disita meliputi satu unit truk colt diesel, satu set rangkaian tapping, tiga meter pipa galvanis, 350 meter selang nilon berdiameter satu inci, 53 drum kosong, serta 365 liter minyak mentah.

Para pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan jalur pipa yang sedang beroperasi. Minyak dialirkan ke kendaraan yang telah disiapkan melalui metode tapping.

“Modus para pelaku yaitu memanfaatkan situasi jalur pipa minyak yang sedang melakukan pemompaan dari PEP Rantau Field menuju PEP Pangkalan Susu, dengan cara melakukan tapping dan mengalirkan minyak ke kendaraan yang telah mereka siapkan,” kata Tomi.

Perusahaan menegaskan akan terus memperkuat pengamanan wilayah operasi melalui kerja sama dengan aparat dan masyarakat.

Aksi pencurian minyak dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan serta lingkungan sekitar.

Pertamina juga mengimbau warga segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan pipa maupun fasilitas operasi migas.

Komitmen pengamanan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga aset negara yang berstatus Barang Milik Negara sekaligus Objek Vital Nasional, serta mendukung ketahanan energi melalui kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.(S011)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...