Kapolres Abdya Tutup Jambore Pramuka Ke-5 Tahun 2026

Kapolres AKBP Agus Sulistianto serahkan sertifikat kepada anggota Gerakan Pramuka, usai Jambore Cabang Ke-5 Kwartir Abdya Tahun 2026, di Bumi Perkemahan Babah Lhung Scout, Kecamatan Blangpidie. Selasa 28 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya) AKBP Agus Sulistianto menutup Jambore Cabang Ke-5 Gerakan Pramuka Kwartir Abdya Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Babah Lhung Scout, Kecamatan Blangpidie, Selasa (28/04/2026).

Penutupan turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Asisten III Setdakab Rizal, Danramil Blangpidie Yoga, serta Ketua Pramuka Abdya Zulkarnaini bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Agus menegaskan Gerakan Pramuka telah berperan selama 58 tahun dalam pembinaan generasi muda sejak terbitnya Kepres 238.

“Sebagai wadah pembinaan generasi muda, hendaknya Gerakan Pramuka mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin lama semakin berkembang,” ujarnya.

Ia menyoroti menurunnya minat peserta didik akibat dinamika zaman, sehingga revitalisasi organisasi menjadi penting untuk menjawab tantangan tersebut.

“Hal tersebut, merupakan suatu cita-cita yang diharapkan oleh Gerakan Pramuka,” kata Agus.

Menurutnya, dukungan pemerintah telah diperkuat melalui Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 yang menjadi landasan hukum Gerakan Pramuka dalam pembangunan karakter bangsa.

Agus menjelaskan jambore merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang digelar lima tahun sekali dalam bentuk perkemahan untuk membina aspek mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membina diri peserta dalam bidang mental, fisik, intelektual, spiritual, sosial, budaya serta mempererat persaudaraan dan silaturrahmi sesuai dengan semangat revitalisasi Gerakan Pramuka, serta mampu menjadi motor pembentuk generasi muda yang beriman, bertaqwa, dan berbudi pekerti luhur,” ucapnya.

Ia menambahkan, Kode Kehormatan Pramuka menjadi pedoman perilaku baik di lingkungan organisasi maupun kehidupan sehari-hari.(T018)

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...