Aceh Tenggara Bidik 2.500 Penerima PIP, Tahun Ini Baru 673 Siswa

Foto bersama pada acara penyaluran PIP siswa yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan Aceh Tenggara. Senin 2 November 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Ribuan siswa dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Aceh Tenggara diharapkan dapat memperoleh bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Untuk itu, Dinas Pendidikan setempat mengusulkan peningkatan kuota penerima dari 673 siswa pada 2026 menjadi 2.500 siswa pada 2027.

Usulan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Tawardi, S.Pd., saat penyaluran beasiswa PIP melalui jalur aspirasi anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Muslim Ayub, di Aula Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Senin (02/11/2026).

Berdasarkan data penyaluran, sebanyak 673 penerima terdiri atas 450 siswa sekolah dasar (SD), 167 siswa sekolah menengah pertama (SMP), 32 siswa sekolah menengah atas (SMA), dan 24 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

Tawardi mengatakan, penambahan kuota diperlukan agar lebih banyak siswa yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan untuk menunjang kebutuhan pendidikan.

“Kami berharap kuota PIP untuk Aceh Tenggara pada 2027 dapat ditingkatkan hingga 2.500 siswa, sehingga semakin banyak peserta didik yang bisa mendapatkan bantuan pendidikan,” kata Tawardi.

Sementara itu, Muslim Ayub mengatakan, bantuan PIP merupakan salah satu upaya mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Semua anak berhak punya masa depan cerah, tanpa pengecualian. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan dan meraih cita-citanya,” ujar Muslim.

Ia berharap bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan memotivasi siswa agar lebih giat belajar.

Muslim juga berpesan agar para siswa menjaga akhlak dan budi pekerti serta menjadikan pendidikan sebagai bekal membangun masa depan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan siswa dengan disaksikan para wali murid.

Mereka menyambut baik program tersebut dan berharap bantuan PIP terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak siswa di Aceh Tenggara.(AFW11)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...