Bea Cukai dan Satpol PP Sita 42.660 Batang Rokok Ilegal di Subulussalam

Petugas Bea cukai bersama satpol PP sita rokok ilegal di Subulussalam. Rabu 14 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB07]

Subulussalam. RU – Sebanyak 42.660 batang rokok ilegal disita dalam operasi penertiban yang dilakukan tim Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Meulaboh di Kota Subulussalam, Aceh, Rabu (14/10/2026).

Operasi yang menyasar sejumlah pedagang sembako tersebut dikawal personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP WH dan Linmas Kota Subulussalam.

Rokok tanpa pita cukai itu selanjutnya akan dibawa ke Kantor Bea Cukai Meulaboh untuk dimusnahkan.

“Semua Rokok Ilegal hasil penindakan hari ini akan dibawak ke Bea Cukai Meulaboh untuk kemudian dimusnahkan” Kata Perwakilan Tim Bea dan Cukai Meulaboh.

Penindakan tersebut merupakan upaya menindak pelanggaran oleh pedagang yang menjual rokok ilegal di Kota Subulussalam.

Petugas juga mengingatkan bahwa penjualan rokok ilegal dapat dikenai tindakan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP WH dan Linmas Kota Subulussalam, Mulyadi Cibro, S.H., mengimbau para pedagang agar tidak menjual rokok tanpa pita cukai dalam bentuk atau merek apa pun.

“Kami menghimbau kepada Masyarakat Pedagang agar jangan menjual Rokok Ilegal apapun jenisnya, karena itu sangat merugikan Negara” Kabid Trantib Pak Mulyadi.

Menurut dia, peredaran rokok ilegal berdampak buruk terhadap penerimaan negara, kesehatan masyarakat, serta keberlangsungan industri tembakau yang menjalankan usahanya secara legal.(MB07)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...