Honda Beat Mahasiswa Dicuri, Dua Pria Ditangkap Polisi

Tampak dua terduga dan barang bukti sepeda motor hasil curian yang diamankan Polresta Banda Aceh. Senin 14 September 2026 [Dok. Polresta Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Sepeda motor Honda Beat milik seorang mahasiswa yang dilaporkan hilang di Banda Aceh ditemukan setelah polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Senin (14/09/2026).

Kedua terduga pelaku berinisial RMZ (34) dan BA (32), warga Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Mereka diamankan Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh sekitar pukul 13.20 WIB.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan Muhammad Fadhla (18), mahasiswa asal Kabupaten Aceh Selatan.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/709/IX/2026/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh, tertanggal 13 September 2026.

Dizha mengatakan, pencurian terjadi pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, korban memarkir Honda Beat warna putih miliknya di depan rumah setelah membeli es teh.

Sekitar pukul 19.30 WIB, ibu korban, Lismawati, keluar rumah dan mendapati kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.

Setelah menanyakan kepada tetangga, keluarga korban mengetahui sepeda motor itu diduga dicuri.

Kendaraan yang hilang merupakan Honda Beat tahun 2017 warna putih dengan nomor polisi BL 5123 EAF. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp11,3 juta.

Menindaklanjuti laporan, Tim Opsnal Ranmor melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi bahwa RMZ dan BA berada di Desa Lamteh, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Keduanya ditemukan sedang duduk di sebuah balai di pinggir jalan.

Saat diamankan dan menjalani pemeriksaan awal, keduanya diduga mengakui pencurian tersebut.

Polisi kemudian mengembangkan pemeriksaan untuk mencari kendaraan korban.

“Sepeda motor tersebut disimpan di belakang Taman Budaya Kota Banda Aceh,” kata Dizha berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

Petugas bergerak ke lokasi dan menemukan Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi yang diduga milik korban.

Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha R15 warna ungu yang diduga digunakan sebagai sarana dalam aksi tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, sepeda motor korban diduga diambil saat stangnya tidak terkunci.

Kendaraan kemudian didorong menggunakan sepeda motor milik terduga pelaku.

“Kami juga mendalami dugaan rencana penjualan sepeda motor tersebut ke wilayah Pulau Aceh,” katanya.

RMZ dan BA beserta barang bukti kini diamankan di Polresta Banda Aceh untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi Imbau Gunakan Kunci Ganda

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Dizha mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor.

Menurut dia, pemilik sepeda motor sebaiknya tidak hanya mengandalkan kunci kontak bawaan pabrik ketika memarkir kendaraan.

Penggunaan kunci pengaman tambahan dinilai dapat menjadi langkah pencegahan.

“Pemilik sepeda motor kami imbau untuk selalu menggunakan kunci ganda ketika memarkir kendaraan, terutama di lokasi yang minim pengawasan. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan,” ujar Dizha.

Masyarakat juga diminta memilih lokasi parkir yang aman dan mudah dipantau.

Jika tersedia, kendaraan sebaiknya ditempatkan di area yang dilengkapi petugas keamanan atau kamera pengawas (CCTV).

Pemilik kendaraan diingatkan tidak meninggalkan kunci pada sepeda motor, meski hanya untuk waktu singkat.

“Keamanan kendaraan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemilik kendaraan juga harus berperan aktif dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan,” katanya.

Polresta Banda Aceh mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan atau tindak pidana kepada kepolisian.(R10)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...