Aceh Besar. RU – Perubahan warna air Sungai Krueng Aceh menjadi kuning di tengah musim kemarau memicu kekhawatiran Anggota DPRK Aceh Besar, Jailani.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditelusuri karena debit sungai juga semakin kritis.
“Kita sangat prihatin melihat kondisi air Sungai Krueng Aceh yang menguning, apalagi saat ini musim kemarau. Kondisi air sungai sudah sangat sekarat dan kritis,” ujar Jailani, Kamis (27/08/2026).
Jailani meminta Pemerintah Aceh, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, bersama aparat penegak hukum (APH) memeriksa penyebab perubahan warna air tersebut.
Menurut dia, dugaan aktivitas pembalakan liar atau ilegal logging harus diselidiki apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada kegiatan tersebut.
Penanganan diperlukan agar kondisi sungai tidak semakin memburuk dan menimbulkan dampak bagi masyarakat.
“Kita berharap kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pemerintah Aceh Besar dan APH, untuk menindaklanjuti dugaan adanya ilegal logging. Jangan sampai kondisi sungai semakin parah dan berdampak kepada masyarakat,” tegasnya.
Jailani yang merupakan anggota fraksi gabungan NasDem, Golkar, PPP, dan PBB di DPRK Aceh Besar juga menyoroti pentingnya menjaga kawasan hulu serta daerah aliran sungai (DAS) Krueng Aceh.
Ia mendorong pemerintah dan APH segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk mengetahui penyebab perubahan warna air sekaligus mengambil langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan dan ketersediaan sumber air bagi masyarakat.(*)













