Seluruh Akses Jalan Lumpuh, Lima Desa di Aceh Tamiang Terisolasi

Kondisi air yang menenggelamkan Simpang Mopoli, persimpangan dua Kecamatan, yakni Kecamatan Tenggulun dan Tamiang Hulu. Selasa 13 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimoang. RU – Banjir yang merendam Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, sejak Senin, 12 Oktober 2026 membuat warga di lima desa terisolasi.

Hingga Selasa (13/10/2026), seluruh akses jalan menuju kecamatan lain maupun Kota Kuala Simpang belum dapat dilalui.

Ketua Pemuda Dusun Tualang Tukul–Sumber Rejo, Desa Sumber Makmur, Ahmad Solehan, mengatakan, tidak ada satu pun akses jalan yang bisa dilalui warga.

“Di Simpang Mopoli, Kelokan Kebun Mopoli, Blok 19 hingga Simpang Rimba Sawang, semuanya masih dalam dengan kepanjangan hingga ratusan meter,” ujar Solehan kepada rahasiaumum.com.

Sementara itu, jalur dari Desa Tebing Tinggi melalui Kampung Kebun Kopi dan dari Desa Rongoh menuju Kecamatan Tamiang Hulu juga masih terendam banjir.

Kedalaman air di kedua jalur tersebut membuat seluruh jenis kendaraan darat tidak dapat melintas.

“Kita berharap seluruh masyarakat sehat dan tidak ada hal yang mengalami keadaan darurat, karena posisi kami warga di Kecamatan Tenggulun, nasibnya seperti ikan dalam bubu, tidak bisa beranjak pergi kemana-mana,” tegas Solehan.

Ia menambahkan, warga Desa Tenggulun dan Desa Sumber Makmur juga masih terkurung banjir sehingga belum bisa menjangkau Desa Simpang Kiri yang merupakan ibu kota Kecamatan Tenggulun.

“Seluruh akses dan kegiatan warga, macet dan lumpuh total sejak banjir menggenangi daerah kami,” ungkap Solehan.(S04)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...