Banda Aceh. RU – Tiga persoalan Aceh, yakni tanah Blang Padang, keberlanjutan dana otonomi khusus (Otsus), dan bendera Aceh, disampaikan Wakil Gubernur Fadhlullah kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Aspirasi itu disampaikan seusai pengukuhan Dewan Pimpinan Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Aceh (Forum KKA) periode 2025–2030 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (19/08/2026) yang dilakukan oleh Bima Arya.
Forum KKA diharapkan menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antarpemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat sinergi pembangunan serta mencari solusi atas persoalan lintas daerah.
Fadhlullah meminta pemerintah pusat memberi perhatian terhadap penyelesaian status tanah Blang Padang yang merupakan tanah wakaf Masjid Raya Baiturrahman, keberlanjutan dana Otsus Aceh, serta persoalan bendera Aceh.
“Kami ingin bersama-sama membangun Aceh. Jangan ada lagi hal-hal kecil yang dapat menghalangi kemajuan dan perdamaian di Aceh,” kata Wagub.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Forum KKA periode 2025–2030.
Menurut Fadhlullah, forum tersebut dapat menjadi sarana menyatukan langkah pembangunan antara Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota.
Bima Arya mengatakan Kementerian Dalam Negeri akan terus membantu penyelesaian persoalan daerah yang berada dalam kewenangan kementerian.
Ia juga berkomitmen memperjuangkan aspirasi pemimpin dan masyarakat Aceh, termasuk mengenai tanah Blang Padang.
Selain persoalan tersebut, Bima mengapresiasi ketangguhan masyarakat dan pemerintah Aceh menghadapi berbagai bencana, termasuk hidrometeorologi yang terjadi belakangan ini.
Menurut dia, Forum KKA memiliki posisi strategis sebagai ruang komunikasi antarpemerintah kabupaten/kota.
Forum itu dapat digunakan untuk membangun kolaborasi, menyatukan langkah, dan mencari solusi bersama.
Bima mengingatkan agar kekompakan internal menjadi fondasi Forum KKA.
Dengan kesatuan tersebut, forum diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Aceh, dan pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan yang terkoordinasi dan berkelanjutan.
Forum KKA periode 2025–2030 dikoordinatori Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, dengan Wakil Koordinator I Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, Wakil Koordinator II Bupati Bireuen Mukhlis, serta Wakil Koordinator III Ketua DPRK Nagan Raya Mohd. Rizki Ramadhan.(R10)













