Dugaan Korupsi Dana MTQ Bireuen Masih Dalam Pengusutan Jaksa

MTQ 37 Bireuen
Penyerahan piala oleh Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, kepada Camat Kota Juang yang meraih jauara umum MTQ ke-37 Kabupaten Bireuen tahun 2024. [Foto: DSI/Rahasiaumum.com]

Bireuen. RU – Pihak Kejaksaan Negeri Bireuen mengaku masih melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi pada Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Bireuen terkait dana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tahun 2024.

“Sejumlah pihak mulai pihak swasta dari penyedia barang, PPTK serta Bendahara pada Dinas Syariat Islam sudah dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Kasie Intel Kejari Bireuen, Wendy Yuhfrizal SH MH, dikutip Minggu (16/08/2026).

Sebagaimana diketahui, dugaan penyimpangan terjadi pada pengelolaan anggaran MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Bireuen yang mencapai Rp950 juta.

Permasalahan itu muncul dalam penggunaan dana, khususnya pada pos biaya makan dan minum bagi peserta dari 17 kecamatan.

Alih-alih direalisasikan dalam bentuk konsumsi, dana tersebut diduga justru dibagikan dalam bentuk uang.

Besaran yang diterima bervariasi, mulai dari Rp6 juta hingga Rp10 juta per kecamatan. Padahal, setiap kecamatan telah memiliki alokasi anggaran tersendiri untuk kegiatan MTQ.

Kondisi ini memunculkan dugaan ketidaksesuaian antara petunjuk teknis (juknis) dengan realisasi di lapangan.

Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi ketidakteraturan dalam tata kelola anggaran, termasuk dalam pengadaan hadiah dan kebutuhan pendukung lainnya, serta pelibatan pihak ketiga yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

Permasalahan lain juga disebut terjadi pada tahap perencanaan kegiatan. Pelaksanaan MTQ yang semula dirancang berlangsung di dalam ruangan, justru dialihkan ke ruang terbuka. Keputusan tersebut pun berdampak pada membengkaknya kebutuhan anggaran dan berujung pada realisasi yang tidak sesuai perencanaan.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...