Bireuen. RU – Sebanyak 25 guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan pemanfaatan sensor magnetometer pada smartphone untuk eksperimen medan magnet .
Kegiatan yang diselenggarakan tim dosen Departemen Pendidikan Fisika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK), tersebut berlangsung pada 24–27 April 2026 yang lalu, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen.
Tim pengabdian yang dipimpin Dra. Nurulwati, M.Pd bersama Drs. Ngadimin, M.Si dan Mawarni Saputri, M.Pd membekali peserta dengan materi konsep medan magnet, prinsip kerja magnetometer, serta penggunaan aplikasi pendukung untuk pengukuran menggunakan smartphone.
“Pemanfaatan teknologi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan kontekstual. Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan alternatif praktikum fisika yang mudah diterapkan di sekolah,” ujar Nurulwati, melalui keterangannya yang diterima rahasiaumum.com, Minggu (21/06/2026).
Selain praktik pengukuran medan magnet, peserta juga mendapat pendampingan penyusunan perangkat ajar berbasis teknologi digital.
Menurut Mawarni, penggunaan smartphone dapat menjadi solusi bagi sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium.
“Dengan memanfaatkan fitur yang sudah tersedia pada smartphone, guru tetap dapat melaksanakan kegiatan praktikum sederhana yang membantu siswa memahami konsep fisika secara lebih konkret,” katanya.(Rel)













