Rumah Asiah Terbakar di Aceh Besar, Harta Benda Tak Banyak Terselamatkan

Tampak petugas Damkar BPBD Aceh Besar saat melakukan pendinginan kebakaran rumah konstruksi kayu milik Asiah (68), warga Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya. Jumat 17 Juli 2026 [Dok. BPBD Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Jantho. RU – Kebakaran menghanguskan satu rumah konstruksi kayu milik Asiah (68), warga Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (17/07/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebagian besar harta benda penghuni tidak berhasil diselamatkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan, lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk sehingga api dengan cepat membesar dan merambat.

“Lokasi kebakaran merupakan area padat penduduk, api begitu cepat membesar sehingga harta benda milik korban banyak yang tidak dapat diselamatkan,” ungkap Ridwan Jamil.

Ia menyebutkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Sementara itu, satu kepala keluarga dengan lima jiwa terdampak kebakaran dan sementara mengungsi ke rumah kerabat.

“Untuk saat ini keluarga korban satu Kepala Keluarga (KK) dengan lima jiwa mengungsi ke rumah saudaranya, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian,” terang Ridwan.

Informasi kebakaran diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Besar dari masyarakat pada pukul 16.48 WIB.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pos pemadam terdekat untuk melakukan penanganan.

BPBD Aceh Besar mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan 20 personel.

Armada tersebut berasal dari Pos Induk sebanyak tiga unit, Pos Peukan Bada satu unit, dan Pos Krueng Barona Jaya (Kuba) satu unit.

Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemblokiran area terdampak, pemadaman api, serta proses pendinginan untuk mencegah kobaran menjalar ke bangunan sekitar.

Penanganan kebakaran turut dibantu personel TNI, Polri, RAPI Aceh Besar, dan masyarakat setempat.

Proses pemadaman serta pendinginan selesai dilakukan sekitar pukul 18.20 WIB.

BPBD Aceh Besar juga menyiapkan bantuan logistik bagi keluarga korban sebagai bentuk dukungan terhadap warga terdampak kebakaran.(IA02)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...