Kebakaran Tengah Malam di Aceh Besar, Tiga Rumah Rusak Berat

Tampak petugas Damkar BPBD Aceh Besar saat melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran tiga rumah warga di Gampong Cot Mancang, Kecamatan Kuta Baro. Senin 13 Juli 2026 [Dok. BPBD Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Jantho. RU – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Gampong Cot Mancang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Senin, 13 Juli 2026 malam.

Peristiwa tersebut menghanguskan tiga rumah dan satu kandang kambing, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan, laporan kebakaran diterima Pos Pemadam Kuta Baro sekitar pukul 23.35 WIB.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Pos Induk dan pos terdekat untuk melakukan penanganan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun tiga unit rumah mengalami rusak berat dan satu kandang kambing beserta sembilan ekor kambing ikut terbakar. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” kata Ridwan Jamil, Selasa (14/07/2026).

Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Murhaban (70), petani, yang dihuni dua kepala keluarga atau enam jiwa; Rahmad (33), buruh harian lepas, yang dihuni satu keluarga berjumlah empat jiwa; serta Ulul Azmi (48), pekerja swasta, dengan enam penghuni.

Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat.

Selain rumah warga, kandang kambing milik M. Amin (43) turut terbakar.

Sebanyak sembilan ekor kambing tidak berhasil diselamatkan. Warga terdampak sementara mengungsi ke rumah kerabat.

BPBD Aceh Besar mengerahkan lima armada pemadam, terdiri dari tiga unit Pos Induk, satu unit Pos Khaju, dan satu unit Pos Kuta Baro.

Penanganan juga mendapat dukungan satu armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh serta melibatkan 25 personel.

Pemadaman turut dibantu unsur TNI, Polri, TNI AU, TKSK Dinas Sosial Aceh Besar, RAPI Lokal Kuta Baro dan Blang Bintang, serta masyarakat.

Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 01.29 WIB.

“Petugas langsung melakukan blokade api, pemadaman, dan pendinginan untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kebakaran berhasil dikendalikan meski proses pemadaman berlangsung hingga dini hari,” pungkas Ridwan.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.(IA02)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...