Demi Keselamatan, Portal dan Rambu Lalu Lintas Dipasang di Jalur Tajuk Enang-enang

Tampak petugas dari BPJN saat memasang portal dan rambu lalulintas di jalur Tajuk Enang-enang, Bener Meriah. Senin 6 Juli 2026 [Dok. rahasiaumum.com/*]

Bener Meriah. RU – Penyelesaian perbaikan darurat di kawasan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, diikuti dengan pemasangan portal pembatas dan rambu lalu lintas pada Senin (06/07/2026).

Langkah tersebut diterapkan sebagai bagian dari rekayasa arus kendaraan sekaligus menjaga kondisi infrastruktur yang masih rentan pascabencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Jalur nasional Takengon-Bireuen sebelumnya kembali dibuka untuk umum sejak 2 Juli 2026 setelah pekerjaan darurat pada jembatan dan badan jalan rampung.

Portal berbahan besi dengan tinggi 2,5 meter dipasang untuk membatasi kendaraan yang melintas. Akses hanya diperbolehkan bagi sepeda motor dan kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton.

Sementara itu, truk besar dan bus penumpang diarahkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah.

Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 3 Aceh, M. Abdul Azis, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bener Meriah, Febiansyah, kepada rahasiaumum.com mengatakan pihaknya menugaskan PT PP memasang portal, penyokong jembatan, serta melakukan normalisasi aliran sungai di lokasi tersebut.

“Kami menugaskan pihak PT. PP untuk melakukan pemasangan portal setinggi 2.5 meter, pemasangan penyokong jembatan, serta normalisasi aliran sungai di kawasan Tajuk Enang-enang,” kata Febiansyah.

Menurut dia, pemasangan rambu lalu lintas dan normalisasi aliran sungai bertujuan meningkatkan keamanan serta keselamatan pengguna jalan yang melintasi kawasan itu.

Febiansyah menambahkan, pemasangan rambu lalu lintas juga mendapat dukungan dari masyarakat guna menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur tersebut.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pemasangan rambu lalu lintas serta penanganan aliran sungai di kawasan Tajuk Enang-Enang.

Mereka berharap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dapat terus berlanjut agar akses transportasi semakin aman, lancar, dan nyaman.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh juga mengimbau kendaraan bertonase besar tetap menggunakan jalur alternatif hingga kondisi benar-benar aman. Adapun pembangunan permanen Jembatan Enang-Enang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2027.(*)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...