BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi di Pesisir Aceh

gelombang laut tinggi
Ilustrasi - Gelombang tinggi di pesisir Aceh yang membahayakan nelayan. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Nofrida Handayani mengatakan, sejumlah wilayah di Aceh diprakirakan berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang, dan gelombang tinggi di pesisir Aceh. 

Berdasarkan analisis BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di Aceh, gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial di Samudra Hindia barat Sumatra, serta adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh.

Suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatra turut meningkatkan penguapan sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.

“Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang hingga Minggu besok, meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.

BMKG juga memprediksi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di perairan Sabang dan Banda Aceh, Aceh Besar hingga Meulaboh, dan selatan Simeulue.

“Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri,” ucapnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...