Jantho. RU – Sebanyak 450 prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha di bawah jajaran Kodam Iskandar Muda diberangkatkan dalam misi pengamanan perbatasan di Papua.
Pemberangkatan ini dilakukan setelah para prajurit menyelesaikan latihan pratugas intensif selama lima minggu penuh yang digelar di hutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar.
Latihan taktis ini dirancang khusus untuk menempa fisik, mental, dan penguasaan taktik wilayah perbatasan para prajurit.
Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo pun meninjau langsung kesiapan prajurit di Markas Komando Yonif 117/KY di Desa Cucum, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar, didampingi Danrindam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ali Imran, pada Senin, 8 Juni 2026.
“Saya minta seluruh prajurit Sanggamara selalu mengutamakan pendekatan yang humanis kepada masyarakat Papua. Rebut hati rakyat, bantu kesulitan mereka, namun jangan pernah ragu untuk bertindak tegas dan terukur terhadap segala bentuk ancaman yang mengganggu kedamaian NKRI,” ujar Pangdam IM saat memberikan pengarahan di depan ratusan prajurit..
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha, Letkol Inf Jahrul Fahmi, menyatakan bahwa seluruh personel dan alutsista pendukung kini berada dalam kondisi prima.
Selama latihan lima minggu di sekitaran Jantho, pasukan disebar di tujuh gampong (desa) dengan menggelar pos-pos simulasi perbatasan. “Tidak hanya fokus pada materi tempur, para prajurit juga aktif melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter),”ujarnya.
Untuk diketahui, selain dari Satuan Yonif 117/KY, prajurit dari Yonif 111/KB, Yonif 116/GS, Yonif TP, serta Balak jajaran Kodam IM ikut dikirim ke Papua demi menjaga stabilitas keamanan nasional di wilayah perbatasan Timur Indonesia itu.(TH05)














