Blangpidie. RU – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya) AKBP Agus Sulistianto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi pada musim kemarau saat ini.
Ia menegaskan agar warga tidak membuka lahan pertanian, kawasan gambut, maupun area hutan dengan cara dibakar karena berisiko menimbulkan bencana yang meluas.
“Imbauan ini sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi saat musim kemarau seperti sekarang ini,” kata Agus Sulistianto, Selasa (02/06/2026).
Menurutnya, praktik pembakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.
“Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar, terutama di lahan kering, sehingga sulit dikendalikan ketika cuaca panas dan angin kencang terjadi secara bersamaan,” ujarnya.
Agus menambahkan, kelalaian kecil sekalipun dapat memicu kebakaran meluas dan berdampak luas terhadap lingkungan maupun masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, karhutla berpotensi merusak ekosistem, menghanguskan lahan produktif, serta menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas ekonomi warga.
Kapolres menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pembakaran lahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.(T018)














