Kapolres Abdya Imbau Warga Tidak Buka Lahan dengan Cara Membakar

Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Agus Sulistianto. Selasa 2 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya) AKBP Agus Sulistianto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi pada musim kemarau saat ini.

Ia menegaskan agar warga tidak membuka lahan pertanian, kawasan gambut, maupun area hutan dengan cara dibakar karena berisiko menimbulkan bencana yang meluas.

“Imbauan ini sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi saat musim kemarau seperti sekarang ini,” kata Agus Sulistianto, Selasa (02/06/2026).

Menurutnya, praktik pembakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.

“Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar, terutama di lahan kering, sehingga sulit dikendalikan ketika cuaca panas dan angin kencang terjadi secara bersamaan,” ujarnya.

Agus menambahkan, kelalaian kecil sekalipun dapat memicu kebakaran meluas dan berdampak luas terhadap lingkungan maupun masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, karhutla berpotensi merusak ekosistem, menghanguskan lahan produktif, serta menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas ekonomi warga.

Kapolres menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pembakaran lahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...