Indeks Reformasi Birokrasi Abdya Naik, Raih Predikat BB

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin dan Zaman Akli. Rabu 20 Mei 2026. [Dok. Prokopim Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mencatat peningkatan capaian reformasi birokrasi pada 2025.

Indeks Reformasi Birokrasi (RB) daerah itu naik menjadi 71,20 dengan predikat “BB”, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 69,24 dengan predikat “B”.

Peningkatan tersebut tertuang dalam surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor B/11/RB.06/2026 yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Abdya.

Bupati Abdya, Safaruddin, membenarkan capaian tersebut. Ia menyebut hasil itu menjadi prestasi tertinggi yang diraih pemerintah daerah sejak Abdya berdiri 24 tahun lalu.

“Iya benar, sesuai surat dari Kemenpan-RB RI, indeks RB Pemerintah Kabupaten Abdya meningkat dari 69,24 tahun 2024 menjadi 71,20 di tahun 2025. Prestasi ini, baru sekarang dicapai pemerintah sejak Abdya berdiri 24 tahun silam,” kata Safaruddin, Rabu (20/05/2026).

Menurut Safaruddin, kenaikan nilai didorong penguatan RB General yang meningkat dari 62,59 menjadi 63,01 serta RB Tematik dari 6,65 menjadi 8,19.

Ia menilai capaian itu sekaligus menjadi kado ulang tahun Abdya ke-24.

Safaruddin turut mengapresiasi seluruh jajaran Pemkab Abdya atas kerja yang dilakukan selama proses evaluasi reformasi birokrasi.

Meski demikian, pemerintah daerah diminta tidak cepat berpuas diri dan tetap menindaklanjuti sejumlah rekomendasi perbaikan dari Kemenpan-RB.

“Kementerian PAN-RB juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan komitmen jajaran Pemkab Abdya dalam mengawal agenda reformasi birokrasi. Melalui penguatan sinergi antar dinas, diharapkan momentum kenaikan predikat menjadi ‘BB’ ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan demi menghadirkan pelayanan pemerintahan yang prima dan berorientasi penuh pada masyarakat,” pungkasnya.(T018)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...