MaTA Soroti Hibah Dana dari APBK Bireuen untuk Instansi Vertikal

Alfian MaTA
Koordinator MaTA, Alfian. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Bireuen.RU – Pemerintah Kabupaten Bireuen mengalokasikan dana hibah sekitar Rp4,5 miliar untuk sejumlah instansi vertikal pada tahun anggaran 2026.

Pemberian dana hibah ini pun mengundang sorotan dari Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), karena dilakukan di tengah kondisi fiskal daerah yang dinilai belum stabil.

Koordinator MaTA, Alfian, mengatakan pemberian hibah kepada instansi vertikal memang dimungkinkan sepanjang tidak membebani keuangan daerah, tetapi pemerintah daerah seharusnya lebih berhati-hati menentukan prioritas anggaran dalam situasi saat ini.

“Secara aturan dibenarkan selama tidak menjadi beban daerah. Tapi kondisi keuangan daerah sekarang kacau, tidak stabil,” kata Alfian, dikutip Jumat (08/05/2026).

Ia menilai hibah untuk instansi vertikal tidak semestinya diberikan secara berulang setiap tahun tanpa evaluasi kebutuhan yang jelas.

“Pemberian dana hibah ini tidak bisa berulang terus. Kalau dibilang mendesak, semua orang juga mendesak. Masyarakat malah lebih mendesak,” ujarnya.

Alfian mengatakan pemerintah daerah perlu menetapkan skala prioritas penggunaan anggaran, terutama karena Bireuen termasuk daerah yang terdampak bencana dalam beberapa waktu terakhir.

Ia juga mengingatkan bahwa pola hibah rutin kepada instansi vertikal dapat menimbulkan persoalan administrasi maupun politik apabila tidak disertai alasan yang kuat.

“Kalau setiap tahun menerima hibah dengan pola yang sama tanpa evaluasi kebutuhan, itu bisa dipersoalkan. Perlu ditanyakan juga apakah itu benar-benar untuk kepentingan daerah atau hanya kepentingan kepala daerah,” kata Alfian.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...