Banda Aceh Raih Nilai 61,98 dari Ombudsman, Illiza Siap Berbenah

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal saat menerima Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Selasa 3 Maret 2026. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menerima Opini Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Selasa (03/03/2026).

Hasil rekapitulasi menempatkan Pemerintah Kota Banda Aceh pada nilai 61,98 dengan kategori kualitas “Cukup” dan opini “Sedang”.

Illiza menyatakan capaian tersebut menjadi motivasi pembenahan, khususnya pada sektor pendidikan yang dinilai langsung di satuan sekolah dengan sampel SMP Negeri 3 Banda Aceh.

“Konsep melayani dengan hati, memanusiakan manusia, dan memberikan solusi terbaik atas setiap persoalan akan menjadi pedoman kami dalam memperbaiki kualitas pelayanan,” ujarnya.

Terkait penilaian Dinas Sosial yang mencatat nilai Survei Kepercayaan Masyarakat 0, ia menjelaskan diduga terjadi kendala teknis saat pengisian oleh responden sehingga data tidak terekam di sistem pusat.

“Kami menjadikan ini sebagai bahan evaluasi agar ke depan tidak terjadi kendala teknis serupa dan kualitas pelayanan publik Kota Banda Aceh terus meningkat,” tegasnya.(TA019)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...