Sekda Banda Aceh Pastikan Harga Daging Meugang Stabil

Foto bersama Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin saat meninjau Pasar Murah Daging Meugang di halaman Kantor PDAM Tirta Daroy, Banda Aceh. Rabu 18 Februari 2026. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, meninjau Pasar Murah Daging Meugang pada hari terakhir di halaman Kantor PDAM Tirta Daroy, Rabu (18/02/2026).

Menurut Jalal, intervensi pasar ini bertujuan menjaga harga daging agar tetap terjangkau bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mengendalikan inflasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita lihat harga daging masih stabil di antara Rp150 ribu sampai Rp160 ribu. Yang kita subsidi harganya Rp140 ribu. Dengan demikian inflasi kota bisa terjaga dan masyarakat kurang mampu dapat menikmati daging meugang seperti biasa,” ujarnya.

Langkah strategis ini diambil Wali Kota Banda Aceh agar warga prasejahtera tetap merasakan kebahagiaan meugang tanpa terbebani lonjakan harga.

Pasar murah yang berlangsung empat hari mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Antusias dari warga kota juga sangat tinggi mulai dari hari pertama digelar sampai hari ini terakhir,” kata Jalal.

Selain meninjau pasar murah, Sekda bersama rombongan juga memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Al Mahira Lamdingin untuk memastikan stabilitas harga menjelang meugang.(TA019)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...