Lima Sapi Disembelih, Polres Subulussalam Bantu Meugang Warga

Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf berikan daging kepada warga Subulussalam. Selasa 17 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Subulussalam menggelar tradisi meugang dengan menyembelih dan membagikan daging sapi kepada personel serta masyarakat, Selasa (17/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Subulussalam dengan melibatkan personel kepolisian dan masyarakat sekitar.

Tradisi meugang merupakan salah satu adat yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh menjelang bulan Ramadhan.

Pada pelaksanaan tahun ini, Polres Subulussalam menyembelih sebanyak lima ekor sapi.

Proses penyembelihan hingga pembagian daging berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan.

Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi Polres dalam melestarikan tradisi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

“Tradisi meugang memang sudah menjadi ciri khas bagi masyarakat Aceh. Maka dengan tradisi ini, kami Polres Subulussalam ikut untuk saling berbagi serta merasakan kebahagiaan bersama dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian daging tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi personel maupun masyarakat yang menerimanya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Kita berbagi kebahagiaan dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Semoga daging yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi semua,” katanya.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan meningkatkan ibadah serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah serta menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.(MB017)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...