Penguatan Integritas Jadi Fokus Utama Layanan Kemnaker

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. Kamis 5 Februari 2026. [Foto Dok : Biro Humas Kemnaker/rahasiaumum.com]

Jakarta. RU – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan komitmen memperkuat integritas dan pencegahan gratifikasi di lingkungan Kemnaker agar layanan publik berjalan bersih dan adil, Kamis (05/02/2026).

“Alhamdulillah saya melihat banyak pembenahan yang sudah dilakukan di masing-masing unit kerja, seperti digitalisasi, perbaikan SOP, dan regulasi,” kata Yassierli.

Ia menekankan bahwa penguatan integritas harus menjadi praktik harian, bukan sekadar slogan, sehingga risiko penyimpangan dapat diminimalkan dan hak pekerja maupun pengusaha terlindungi.

Menaker juga menyatakan keterbukaan menerima informasi terkait potensi gratifikasi maupun korupsi sebagai upaya menjaga martabat institusi.

“Saya berharap kita terus bereskan dan rapikan dengan memperkuat setiap pilar dari rumah Kementerian Ketenagakerjaan. Saya mengajak seluruh jajaran membangun budaya integritas sebagai ‘cara kerja’, bukan sekadar agenda seremonial,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Arif Waluyo Widiarto, menekankan bahwa pejabat publik harus menjalankan amanah, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menegakkan kehormatan institusi.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...