Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi saat memberi keterangan kepada awak media. Senin 22 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]
  • Bangun 500 unit Rumah Korban Banjir

​Kualasimpang. RU – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang berkomitmen membangun 500 unit rumah hunian tetap (Huntap) bagi warga korban bencana hidrometeorologi sebagai dukungan kemanusiaan.

Ungkap Armia Pahmi, bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi ini menjadi pilar penting dalam percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi. Teruslah membantu dan teruslah berbuat baik untuk kemanusiaan,” ujar Bupati Armia.

Hal itu disampaikan Bupati saat memaparkan kondisi penanganan bencana dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian di Aula Setdakab setempat, Senin (22/12/2025),

Bupati Armia melaporkan, per tanggal Senin ini, dari total 28.881 rumah yang dilaporkan rusak, sejauh ini ada 2.987 rumah yang dilaporkan hilang dan 9.711 rumah berkategori rusak berat.

Para kepala keluarga yang berada di dua kategori tersebut menjadi prioritas utama atas bantuan tersebut.

​Dalam kesempatan tadi, Bupati Armia menjabarkan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Fokus kegiatan di antaranya, pembersihan jalan utama lintas nasional, provinsi, hingga jalan kabupaten agar mobilitas kembali normal, perbaikan dan pembersihan sarana publik yang terdampak, serta jaminan ketersediaan logistik, tenda pengungsian, dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

​Mendagri Tito Karnavian yang hadir memantau langsung penanganan di lapangan, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta seperti Buddha Tzu Chi adalah kunci penanganan bencana yang efektif.

​Tito mengungkapkan bahwa proses pembangunan rumah tersebut tidak akan menunda waktu lama.

“Rencana groundbreaking pembangunan hunian tetap bantuan tersebut akan dilaksanakan pada 29 Desember 2025 mendatang,” jelas Mendagri kepada media.

​Kehadiran 500 unit Huntap ini diharapkan dapat segera memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana alam tersebut.(S011)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...