Puisi  

Bukan Senjana

Avatar photo
Aditya Fenra

Karya: Aditya Fenra

Wahai dikau Senjana,

Aku tau andaian mu terasa indah untuk dipuja.

Aku tau dirimu, kelopak bunga yang banyak diinginkan sang arjuna.

Aku tau warna mu mengisyaratkan keindahan sang pencipta.

Aku tau nafas mu sebagai selimut jiwa, aku tau itu, wahai Senjana.

Lelaki duduk menyendiri ini, selalu tau tentang kecemburuan itu.

Namun senada dengan kebencian mu, Senjana kini duduk di pesisir debu.

Menghirup wanginya kasturi, sembari menari menelan birahi.

Senjana, apakah itu kau?

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...