Puisi  

Kenangan Senja Hanya Untuk Diriku

Aditya Fenra

Karya: Aditya Fenra

Kenangan itu masih rapih tersusun dalam memori ku
Saat kau lontarkan senyum indah untuk ku
Di kala itu, ukiran bibir itu masih milik ku

Masih bisa ku tatap dari tingkah lucu mu
Dulu, rintik hujan pun mampu menumbuhkan rindu
“Rintik hujan ini,” kata mu, sembari tersenyum pada ku

Rintik hujan ini merindukan ku pada mentari, kilas mu
Namun kujawab dengan sendu, senja lebih indah dari pada itu

Lagi kau tersenyum tersipu, melihat ku agungkan dirimu
“Mungkin,” kilas bibir manis mu menghadap ku.

Namun kenangan hangat itu hanya tertulis di kisah ku
Lembaran kertas putih yang berisikan nama mu

Ku sampul rintih hujan dan senja dalam buku tentang rindu ku, akan dirimu
Saat itu, dunia pun mungkin tak sebanding dengan mu

Namun di perantara waktu, senyum itu bukan lagi milik ku
Mentari merebut keindahan senja dari ku
Ia rebut segalanya, bahkan takdir mengagumi mu.

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...