Keterangan Saksi dan Pelaku Berbeda, Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Penembakan di Lhokseumawe

prarekonstruksi
Polisi lakukan prarekontruksi terkait dengan penembakan warga Lhokseumawe. (Foto: Tangkapan layar video)

Lhokseumawe. RU – Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, mengatakan tim penyidik telah melakukan prarekonstruksi kasus penembakan terhadap Muhammad Nasir (48), warga Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat daerah setempat, Jumat sore, 14 November 2025.

Prarekonstruksi dilakukan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan dengan melibatkan tersangka.

“Prarekontruksi ini digelar lantaran kami melihat adanya ketidaksesuaian dari keterangan saksi di TKP dan dari tersangka,”kata Ahzan, Sabtu (15/11/2025).

Ahzan menyebutkan, tujuan dilakukan prarekontruksi ini juga salah satu bentuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian. 

Sementara itu, Kasat Reksrim Polres Lhokseumawe, AKP Bustani menyebutkan, terdapat lima adegan yang diperagakan dari prarekontruksi itu.

Dimulai dari posisi awal korban dari rumah, kemudian berlanjut di warung kopi, di depan mobil dan belakang mobil, hingga terjadinya penembakan pertama dan kedua.

Dalam prarekontruksi ini, juga ditemukan fakta baru yang nanti akan disampaikan pada kesempatan berikutnya, lantaran saat ini sedang dilakukan pengembangan.

Dia juga menyebutkan akan ada pengembangan terkait penyebutan nama F di lokasi kejadian.

“Dan terkait dengan apakah ada terlibat oknum aparat, akan kita lakukan pendalaman,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, personil Satreskrim Polres Lhokseumawe menangkap seorang tersangka dalam kasus penembakan terhadap Muhammad Nasir, warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, yang tewas setelah ditembak pada Senin, 10 November 2025.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, mengatakan tersangka pelaku berinisial A, warga Dewantara, Aceh Utara itu ditangkap di Kabupaten Bireuen saat berusaha kabur pada Kamis, 13 November 2025 sekitar pukul 06.15 WIB.(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...