Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Perhubungan merencanakan revitalisasi total Terminal Tipe C yang selama ini dinilai kumuh dan tidak layak beroperasi.
Langkah awal pembenahan ditandai dengan peninjauan langsung ke lokasi terminal bersama jajaran Polsek Simpang Kiri dan tim konsultan tata kota.
Revitalisasi dinilai mendesak karena posisi terminal berada di pusat kota sehingga kondisi saat ini dianggap mengganggu estetika tata ruang perkotaan.
Untuk mendukung penataan ulang, Dishub menggandeng konsultan khusus guna merancang kembali tata letak kawasan agar fungsi utilitas terminal dapat berjalan optimal.
Pemerintah kota menargetkan fasilitas tersebut tidak hanya menjadi titik transit angkutan umum, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru yang lebih tertata.
Penataan akan mencakup pemisahan area naik-turun penumpang, zona steril kendaraan, serta lokasi khusus pedagang agar kawasan tidak terlihat semrawut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Subulussalam, Sairun, mengatakan pembenahan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.
“Dikarenakan lokasi terminal berada di tengah kota, maka akan dilakukan pembenahan terminal. Dimana kondisi terminal yang saat ini terlihat kumuh dan tidak layak. Penataan kembali terminal dilakukan agar dapat beroperasi sesuai dengan fungsinya, baik itu sebagai tempat naik turun penumpang, tempat berjualan, dan agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Rabu (20/05/2026).
Setelah rancangan atau blueprint dari tim konsultan selesai, Dishub akan memaparkannya bersama DPRK dan Wali Kota Subulussalam guna merumuskan regulasi, kebutuhan anggaran, serta tahapan pelaksanaan di lapangan.
Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi, revitalisasi terminal juga diproyeksikan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi.
Pemerintah berharap fasilitas yang representatif dapat menarik kembali operator angkutan untuk memanfaatkan terminal resmi milik pemkot tersebut.(MB017)














