Lepas Kafilah MTQ ke Pidie Jaya, Bupati Pesan Harumkan Nama Aceh Tenggara

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry melepas Kafilah asal Aceh Tenggara menuju Pidie Jaya untuk bertanding di MTQ ke-37 tingkat provinsi. Kamis 30 Oktober 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) asal Aceh Tenggara yang akan berkompetisi pada MTQ ke-37 tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya.

Acara pelepasan berlangsung di kediaman pribadi bupati di Desa Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Kamis (30/10/2025).

Sebanyak 36 peserta akan mewakili Aceh Tenggara dalam delapan cabang lomba, di antaranya Tilawah Qur’an, Hifzil Qur’an, Tafsir Bahasa Indonesia, Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an, Khattil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Qur’an, dan Hafalan Hadis.

Fakhry menyebutkan, para peserta yang diutus merupakan pemenang MTQ ke-40 tingkat kabupaten yang digelar Juli lalu.

Sebelum diberangkatkan, mereka telah menjalani pembinaan dan pelatihan intensif bersama pelatih lokal maupun nasional.

“Tunjukkan bahwa Aceh Tenggara mampu bersaing dan berprestasi. Berikan usaha terbaik agar prestasi terbaik pula yang kita raih,” ujar Fakhry saat memberikan sambutan.

Bupati juga meminta Dinas Syariat Islam serta tim pendamping untuk menjaga kedisiplinan dan kesehatan peserta selama berada di arena lomba.

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap pola makan dan waktu istirahat agar kondisi para kafilah tetap prima saat tampil.

“Kami minta panitia dan official memperhatikan asupan gizi serta kondisi fisik peserta. Kesehatan mereka menjadi kunci penampilan maksimal,” katanya menambahkan.

Acara pelepasan dihadiri unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, Kepala Dinas Syariat Islam, mantan Bupati Syahbudin BP, serta pelatih, pendamping, dan keluarga peserta.

Kegiatan diawali dengan jamuan makan siang bersama, diakhiri dengan penyerahan uang saku tambahan dari bupati kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan dan motivasi.(AFW016)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...