357 Tuha Peut Gampong Resmi Dilantik di Nagan Raya

Bupati Nagan Raya, TRK saat menyerahkan dokumen kepada salah seorang Tuha Peut usai pelantikan, di di halaman Kantor Camat Darul Makmur. Rabu 6 Mei 2026. [Foto Dok : Prokopim Nagan Raya/rahasiaumum.com]

Nagan Raya. RU – Sebanyak 357 Tuha Peut Gampong di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur resmi dilantik Bupati Nagan Raya TR. Keumangan, di halaman Kantor Camat Darul Makmur, Rabu (06/05/2026).

Rinciannya, 286 orang berasal dari Darul Makmur dan 71 orang dari Tripa Makmur untuk masa jabatan 2026–2032.

Dalam arahannya, TR. Keumangan yang akrab disapa TRK menyebut jabatan tersebut merupakan amanah masyarakat gampong dalam mengawal pembangunan serta proses demokrasi di tingkat desa.

Ia menjelaskan, pemerintahan gampong memiliki kewenangan otonomi lokal termasuk pengelolaan anggaran untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Dengan adanya anggaran tersebut, terdapat mekanisme tersendiri dalam implementasinya, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Hal ini penting agar setiap penggunaan anggaran gampong sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar TRK.

Ia menegaskan peran tuha peut sangat penting dalam perencanaan dan pengawasan agar program desa berjalan sesuai kesepakatan bersama.

“Oleh sebab itu, saya berharap anggaran gampong yang terbatas dapat dimanfaatkan untuk pembangunan yang lebih prioritas berdasarkan kesepakatan bersama,” jelasnya.

TRK juga menekankan perlunya sinergi antara tuha peut dan keuchik sebagai mitra strategis pemerintahan gampong.

“Oleh karena itu harus selalu kompak sehingga pelaksanaan pembangunan di gampong bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Sebagai bagian kegiatan, Bupati turut menyerahkan SK secara simbolis kepada perwakilan tuha peut, yakni Nurazizah (Neubok Yee PK, Tripa Makmur), Abdul Ajis Nasution (Alue Bilie), dan Seniaton (Panton Bayu, Darul Makmur).

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Raja Sayang, Plt Sekda Ir. H. Hizbulwatan, anggota DPRK Muhammad Khalis, Asisten Pemerintahan Kaisra Zulfika, unsur Forkopimcam, serta sejumlah kepala perangkat daerah.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...