BMKG:Hujan Masih Akan Melanda Aceh Hingga 2 Hari Kedepan

Hujan lebat
Hujan lebat yang mengakibatkan banjir genangan di Banda Aceh. (Foto: Rahasiaumum.com)

Banda Aceh. RU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh memperkirakan hujan lebat masih akan melanda sejumlah wilayah di Aceh hingga dua hari ke depan.

“Waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama,” kata Prakirawan BMKG Aceh, Amat Komi, Senin (20/10/2025).

Sebagai informasi, sejumlah wilayah di Aceh terus dilanda hujan ringan hingga lebat sejak 15 Oktober 2025 lalu, dan masih terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Karena itu, BMKG mengingatkan jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai.

Dirinya menyebutkan, Senin hari ini, wilayah yang berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di Aceh yakni Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Simeulue, Kota Banda Aceh dan Sabang.

Kemudian, untuk Selasa besok 21 Oktober 2025, hujan diprediksi melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara dan Kota Langsa.

Selanjutnya, pada Rabu 22 Oktober 2025, wilayah di Aceh berpotensi hujan yaitu di Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie dan Pidie Jaya.

Amat Komi menjelaskan, kondisi ini terjadi karena aktifnya aktifnya monsoon Asia di wilayah Aceh serta nilai dipole mode yang terpantau negatif, sehingga memicu meningkatnya aktivitas konvektif di Indonesia bagian barat.

Selain itu, juga terpantau aktifnya gelombang atmosfer rossby ekuatorial, adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh, serta suhu muka laut hangat di samudera hindia barat sumatera dan perairan timur Aceh yang turut meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).

“Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” demikian Amat Komi.(TH05)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...