Persiraja Didenda Rp15 juta Akibat Ulah Suporter

Persiraja Kalah
Pemain Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa saat menjalani laga perdana Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H Dimurthala Lampineung Banda Aceh, Sabtu (13/09/2025). (Foto: MO Persiraja)

Banda Aceh. RU – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp15 juta kepada Persiraja Banda Aceh dari pertandingan melawan Adhyaksa FC Banten pada 13 September 2025 lalu, di Stadion H Dimurthala Banda Aceh.

“Benar, Persiraja Banda Aceh dikenakan denda oleh Komdis PSSI sebanyak Rp15 juta akibat adanya pelemparan dari pendukung,” kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani dikutip Senin (29/09/2025).

Keputusan tersebut berdasarkan hasil sidang komite disiplin PSSI untuk kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 pada pertandingan Persiraja Banda Aceh melawan Adhyaksa FC Banten.

Dalam keputusannya, Komdis PSSI menyatakan terjadi pelemparan sebanyak satu kali yang dilakukan suporter Persiraja Banda Aceh dalam pertandingan tersebut (tak disebutkan jenis benda yang dilempar). Sehingga klub harus membayar denda sebesar Rp15 juta.

Seperti diketahui, dalam pertandingan itu, Persiraja Banda Aceh dikalahkan tamunya Adhyaksa FC dengan skor 2-3. Dan, menjadi kekalahan perdana Persiraja di kandang untuk musim Pegadaian Championship 2025/2026 ini.

Di sisi lain, Manajer Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan menyatakan kekecewaannya atas kejadian pelemparan tersebut. Sebagai bahan evaluasi, kedepannya bakal diperketat kembali penjagaan terkait benda-benda dari penonton. Termasuk botol minuman.

Sebagai informasi, dalam dua pekan kedepan, Persiraja Banda Aceh bakal melakoni dua laga kandang yaitu melawan Garudayaksa FC pada Minggu 5 Oktober dan Bekasi City 12 Oktober 2025, di stadion H Dimurthala Lampineung Banda Aceh.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...