Idi. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) mengusulkan sebanyak 21.151 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana banjir mendapatkan bantuan Presiden.
Kepala Disdagkop UKM Aceh Timur, Muslim mengatakan, usulan tersebut merupakan hasil pendataan, verifikasi, perbaikan data, serta penambahan setelah mendapat perpanjangan waktu pengusulan dari Kementerian UMKM.
“Kami mengusulkan sebanyak 21.151 pelaku UMKM terdampak banjir ke Kementerian UMKM untuk mendapatkan bantuan Presiden. Data usulan tersebut sesuai dengan rekap usulan dari kecamatan,” kata Muslim dikutip Sabtu (26/09/2026).
Ia menjelaskan, proses pendataan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa dan operator desa. Dimana setiap desa mendata warga yang memiliki usaha dan terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025, kemudian data tersebut disampaikan ke kantor kecamatan.
Selanjutnya, pihak kecamatan merekapitulasi seluruh data dari desa dan selanjutnya disampaikan kepada Disdagkop UKM Aceh Timur, yang akan menggabungkan data dari seluruh kecamatan sebagai bahan penyusunan daftar calon penerima bantuan.
“Saat ini Pemkab Aceh Timur masih menunggu proses verifikasi dan tahapan penetapan penerima bantuan oleh pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Muslim.(TH05)













