Sabang  

Cokbang, Produk UMKM Sabang yang Siap Bersaing di Pasar Nasional

CokBang
TP PKK Kota Sabang mengunjungi rumah produksi cokelat lokal “Cokbang”. (Foto: Dok PKK)

Sabang. RU – TP PKK Kota Sabang mendorong produk cokelat lokal dengan nama “Cokbang” bersaing hingga ke pasar nasional.

Melalui Pokja III, PKK menilai UMKM berbasis produk khas daerah memiliki potensi strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga.

Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam melalui Ketua Pokja III, Widia mengatakan produk cokelat Sabang dapat menjadi ikon oleh-oleh unggulan Sabang. Ia menegaskan dukungan penuh PKK diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM agar terus berinovasi dan memperluas pasar.

“UMKM harus terus kita dukung, terutama produk cokelat Sabang yang memiliki keunikan dan kualitas. Dengan sinergi semua pihak, kita optimis produk ini bisa menjadi ikon Sabang yang dikenal hingga ke tingkat internasional,” kata Widia, Jumat (12/09/2025).

Dalam pertemuan bersama pelaku usaha, TP PKK membahas sejumlah tantangan yang dihadapi UMKM. Mulai dari kebutuhan kemasan, akses pemasaran, hingga ketersediaan bahan baku dinilai penting untuk segera ditangani agar produk lokal bisa bersaing.

“Keberadaan Cokbang adalah bukti nyata kreativitas dan potensi UMKM lokal. Dukungan penuh dari PKK diharapkan mampu memberikan dorongan semangat kepada pelaku usaha agar terus berinovasi dan memperluas pasar,” tambah Widia.

Produk cokelat Cokbang hadir dalam berbagai varian dengan harga terjangkau sehingga mudah dijangkau semua kalangan. Kehadirannya tidak hanya sebagai oleh-oleh, tetapi juga menjadi representasi identitas khas Sabang.

Widia menyampaikan  untuk terus memberikan pendampingan serta membuka ruang kerja sama dengan UMKM. Harapannya, produk cokelat khas Sabang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...