Sabang. RU – Kondisi Tugu Kilometer Nol Indonesia di Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Provinsi Aceh, dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengunjung.
Besi berbentuk lingkaran di bagian atas monumen nasional tersebut tampak berkarat dan bergoyang saat diterpa angin.
Pantauan rahasiaumum.com, Senin (03/08/2026), besi pada puncak tugu yang menjadi ikon wisata paling barat Indonesia itu terlihat tidak lagi kokoh.
Apabila tidak segera diperbaiki atau diturunkan, kondisinya dikhawatirkan berpotensi jatuh dan mengancam keselamatan wisatawan.
“Bang, dek, jangan terlalu dekat tugu, itu liat di atas besinya goyong dan rawan jatuh,” kata seorang wisatawan kepada rombongannya saat hendak berfoto.
Wisatawan tersebut, Aulia, mengaku berasal dari Sumatera Utara dan telah dua hari berlibur di Sabang.
Selama berada di daerah itu, ia mengunjungi sejumlah destinasi wisata.
“Kemarin kami sudah ke Pantai Sumur Tiga dan Benteng Jepang. Pagi tadi ke Pantai Iboih serta ke Pulau Rubiah. Laut Sabang bersih dan udaranya segar,” ujarnya.
Meski mengapresiasi keindahan alam Sabang, Aulia berharap pemerintah segera menangani kondisi Tugu Kilometer Nol yang dinilai membahayakan.
“Kondisi Tugu KM Nol ini sudah sangat membahayakan pengunjung. Jadi saya berharap pemerintah segera memperbaiki sebelum memakan korban,” tambah wisatawan asal Sumatera Utara tersebut.
Hal senada disampaikan Zul, pedagang rujak yang berjualan di kawasan Tugu Kilometer Nol.
Menurut dia, besi lingkaran di bagian atas monumen itu sudah lama bergoyang ketika tertiup angin.
Bahkan, ia kerap mengingatkan wisatawan agar tidak berdiri terlalu dekat dengan tugu.
“Ya saya jualan rujak di sini tiap hari dan sering mengigatkan pengunjung agar tidak terlalu dekat tugu. Liat itu goyang sekali udah besi di atas tugu,” katanya.
Tugu Kilometer Nol Sabang merupakan salah satu ikon wisata nasional yang selesai dipugar pada 2017.
Monumen tersebut menjadi tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Kota Sabang.(I06)













