Setelah Puluhan Tahun, Jalan Alue Peunawa Abdya Mulai Diaspal Hotmix

Pekerja alat berat sedang melakukakn peningkatan jalan Gampong Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya. Selasa 25 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Setelah puluhan tahun menjadi jalur berlumpur dan berdebu, ruas jalan di Gampong Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akhirnya mulai ditingkatkan dengan konstruksi aspal hotmix.

Ruas sepanjang sekitar 800 meter itu sebelumnya belum pernah mendapat lapisan aspal permanen.

Jalan yang telah dibuka sejak masa kolonial Belanda tersebut menjadi akses utama warga untuk berbagai keperluan, mulai dari berangkat sekolah, mengangkut hasil pertanian, berdagang, hingga menuju pusat kecamatan.

Peningkatan jalan mulai dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya pada 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur daerah di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.

Menurut Rahwadi, Pemkab Abdya mengalokasikan sekitar Rp 900 juta melalui APBK 2026 untuk tahap awal.

Dari total panjang jalan sekitar 800 meter, pekerjaan tahun ini mencakup lebih dari 400 meter.

“Pekerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan fiskal daerah hingga seluruh ruas dapat dituntaskan,” ujarnya.

Rahwadi mengatakan pekerjaan tahap awal tersebut telah dimulai.

“Tahun ini 400 meter. Pekerjaannya sudah dimulai beberapa hari lalu,” kata Rahwadi, Selasa (25/08/2026).

Ia menjelaskan, proyek tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memperbaiki kondisi permukaan jalan.

Infrastruktur yang lebih layak diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.(T08)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...