Produk UMKM Abdya Mulai Bersaing dengan Produk Nasional

ProdukUMKM
Produk UMKM Abdya di gerai produk nasional. Produk UMKM Abdya dijual di gerai produk nasional. (Foto: Dok Humas)

Blangpidie. RU – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menyatakan bahwa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kabupaten setempat sudah mulai naik kelas, terbukti adanya 12 industri lokal yang sudah mulai bersaing dengan produk nasional.

“Alhamdulillah, sekarang di gerai Indomaret sudah ada 12 produk lokal bersaing dengan produk nasional, ini menunjukkan kebangkitan produk lokal kita naik kelas,” kata Safaruddin dikutip Minggu (02/11/2025).

Sebelumnya, Safaruddin juga membuka Pagelaran Seni Budaya dan UMKM Expo di Gor Sigupai Arena, pada Jumat 31 Oktober 2025 untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap produk UMKM di daerah itu.

Safaruddin mengatakan, Pagelaran Seni Budaya dan Expo UMKM ini juga bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi lokal, dan melestarikan budaya dengan tetap menjunjung tinggi syariat Islam.

“Harapannya, kepada pelaku seni hendaknya nilai kearifan lokal selalu menjadi itikad, dan nilai dalam niatnya masing-masing untuk terus menjaga nilai kekhususan dan kearifan lokal tersebut,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini sudah ada 60 pelaku usaha yang sedang dalam proses penyaringan agar produk-produk mereka layak mengisi gerai-gerai yang ada di Abdya.

Untuk terus mendukung keberlanjutan UMKM, Bupati juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas tanpa biaya sewa

“Kita memiliki swalayan rakyat, gedung Dekranasda Kabupaten Abdya, seluruh produk para pelaku UMKM diberikan ruang untuk nanti kita jualkan tanpa dipungut uang sewa sedikitpun, ini bentuk pemerintah berpihak kepada pelaku usaha kecil dan menengah,” katanya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...