Fadlon: ‘Konsolidasi Akbar Jangan Terprovokasi, Dengan Ngopi Masalah Bisa Kita Selesai’

Kualasimpang. RU – Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH di sela kesibukannya meninjau langsung Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan bertempat di halaman kantor Kecamatan Kota Kualasimpang. Sabtu, 30 Agustus 2025.

Terkait situasi Nasional yang saat ini dinilai sangat mencekam akibat demonstrasi terjadi di banyak kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan lainnya berdampak semakin tak terkendali akibat berbagai faktor yang salah satunya terkait tentang DPR RI.

Menyikapi hal ini, Fadlon mengatakan; Kabupaten Aceh Tamiang sendiri, Alhamdulillah masih kondusif dan pihaknya berharap kepada semua elemen baik itu aktifis, mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya sampaikanlah secara baik.

“Insha Allah saya selaku ketua DPRK dan teman-teman yang ada tetap menyambutnya dengan pintu terbuka, karna semua persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara baik dan musyawarah,” jelas Fadlon.

Lanjutnya, sangat menyayangkan atas berbagai musibah yang terjadi diberbagai daerah apalagi seperti pembakaran kantor DPRK yang merupakan aset negara juga dan sampai merenggut korban jiwa.

“Saya sangat berharap kepada semua elemen baik itu aktifis, mahasiswa dan masyarakat jangan terpancing dengan hal yang tidak baik, karna dampaknya akan merugikan diri kita sendiri dan juga akan mengganggu perekonomian sehingga akan berdampak lebih luas lagi” tambahnya.

Terkait akan dilaksanakannya konsolidasi akbar malam nanti sekitar pukul 20.00 WIB di halaman tribun kantor Bupati Aceh Tamiang dirinya mengatakan, “Kita (DPRK) akan ikut dan berbaur dengan massa dalam kegiatan tersebut mudah-mudahan saja kegiatan nanti dapat berjalan dengan tertib dan aman,” jelasnya.

Ketika disinggung tentang sikap humanis para anggota DPR Kabupaten Aceh Tamiang, “Saya rasa teman-teman di DPRK Aceh Tamiang masih sangat [wellcome] terhadap semua elemen dan saya selaku ketua dalam kelembagaan tersebut selalu berkoordinasi agar selalu menerima dam menyambut dengan sikap humanis, kita di Aceh ini khususnya Aceh Tamiang sangat kental dengan kehidupan bermasyarakat, bahasa [segelas kopi] ini lah yang kadang kala dapat menyelesaikan persoalan,” tutupnya. [S04].

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...