Kutacane. RU – Keberhasilan Pamud Junior menjuarai Agara Junior Cup 2026 menjadi momentum bagi para pemain muda untuk mendorong perhatian lebih terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Aceh Tenggara.
Pamud Junior keluar sebagai juara dalam turnamen sepak bola tingkat sekolah dasar (SD) yang berlangsung di Stadion Haji Syahadat, Aceh Tenggara, Minggu (01/11/2026).
Kompetisi tersebut diikuti 16 tim dan berlangsung selama dua hari, sejak 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Adapun posisi juara kedua diraih MIS 1 Bambel, sedangkan SD Negeri 1 Kutacane menempati peringkat ketiga.
Kapten Pamud Junior, Zikri, mengatakan, potensi anak-anak Aceh Tenggara dalam olahraga sepak bola perlu mendapat dukungan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami berharap generasi pesepak bola Aceh Tenggara ke depannya lebih diperhatikan lagi, terutama dalam bidang pembinaan,” kata Zikri.
Menurut dia, perhatian terhadap pemain usia dini penting agar anak-anak yang memiliki bakat sepak bola memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Ketua Panitia Agara Junior Cup 2026, Bintang Ramadhan, mengatakan, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga wadah untuk menjaring bibit pesepak bola potensial di Aceh Tenggara.
Dia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan sepak bola usia dini sehingga pemain muda memiliki kesempatan berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Mengusung tema “Mencetak Talenta, Membangun Generasi”, Agara Junior Cup 2026 juga menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang.
Panitia berharap turnamen serupa dapat terus digelar sebagai wadah pengembangan bakat sekaligus pembinaan pesepak bola muda di Aceh Tenggara.(AFW11)













