MTQ ke-35 Aceh Besar Digelar 24–31 Oktober, Diikuti 663 Peserta

Suasana rapat persiapan MTQ ke-35 Kabupaten Aceh Besar pada 24–31 Oktober 2026, di Kantor Bupati. Senin 19 Oktober 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan berkompetisi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada 24–31 Oktober 2026 di Kecamatan Kuta Baro.

MTQ akan dibuka Bupati Aceh Besar H Muharram Idris di Lapangan Sepak Bola Gampong Seupeu, Sabtu, 24 Oktober 2026 malam.

Wakil Bupati Aceh Besar H Syukri mengatakan, kegiatan ini mendapat dukungan Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ulama, unsur gampong, dan masyarakat.

“Sesuai laporan dari Kadis Syariat Islam Aceh Besar, MTQ ke-35 ini akan diikuti sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan se-Aceh Besar,” jelas Syukri saat pimpin rapat persiapan di Kantor Bupati, Senin (19/10/2026).

Syukri berharap MTQ menjadi sarana meningkatkan syiar Islam sekaligus menyeleksi peserta terbaik untuk berlaga di tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

Pada MTQ Provinsi Aceh di Pidie Jaya, November 2025, kafilah Aceh Besar berhasil meraih juara umum.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar Rusdi mengatakan, perlombaan akan berlangsung di sembilan lokasi dengan cabang tilawah, qiraah sab’ah, tartil, tahfiz, tafsir Al Quran, syarhil Quran, fahmil Quran, khattil Quran, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ).

Sementara itu, Plt Camat Kuta Malaka Fata Muhammad mengatakan, seleksi peserta di tingkat kecamatan telah dilakukan untuk mempersiapkan qari dan qariah terbaik.

‘Kami sudah siap untuk tampil. Seleksi di tingkat kecamatan juga sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Doa kita semua, MTQ ke-35 ini akan berlangsung lancar dan sukses,” pungkas Fata Muhammad.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...