Gantikan Yusnidar, Mahmudi Siap Benahi Fasilitas MA Darussyariah

Penandatanganan Berita Acara oleh kepala Madrasah Aliyah Darussyariah yang baru H. Muhammad Mahmudi Lc, ME. Senin 19 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/RSR12]

Banda Aceh. RU – H. Muhammad Mahmudi, Lc, ME resmi menjabat Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darussyariah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh setelah dilantik pada Senin (19/10/2026).

Ia berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membenahi fasilitas madrasah yang masih terbatas.

Pelantikan tersebut disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, H. Azhari, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh, H. Salman.

Mahmudi menggantikan Yusnidar, S.Pd, M.Pd, yang memimpin madrasah tersebut selama periode 2023–2026.

Dalam sambutannya, Yusnidar mengatakan telah mengerahkan berbagai ide, kreativitas, dan inovasi bersama tim serta para guru untuk memajukan madrasah selama masa kepemimpinannya.

“Kami sudah mencurahkan seluruh ide, kreativitas, serta inovasi untuk madrasah ini,” ujar Yusnidar.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh tim dan guru yang telah bekerja sama membangun dan mengembangkan madrasah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim dan guru yang sudah bersama-sama membangun madrasah ini menjadi lebih maju,” katanya.

Yusnidar berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan, meningkatkan kualitas peserta didik, serta memperhatikan kesejahteraan guru di MA Darussyariah.

Sementara itu, Mahmudi menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut.

Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan perlu diiringi pembenahan sarana dan prasarana, terutama perpustakaan dan laboratorium kimia yang masih membutuhkan perhatian.

“Banyak kekurangan madrasah, salah satunya perpustakaan dan juga laboratorium kimia. Kami berharap Disdik dan Kemenag mendukung program kami,” ungkap Mahmudi.

Mahmudi turut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa jabatan kepala madrasah merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“Ini adalah beban terberat dalam hidup saya dan saya akan melaksanakannya dengan baik,” tuturnya.

Di bawah kepemimpinan Mahmudi, MA Darussyariah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh diharapkan terus berkembang, meningkatkan mutu pendidikan, serta menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa dan guru.(RSR12)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...