Rozadinezad Pimpin IKAMARA Yogyakarta, Dorong Organisasi Lebih Progresif

Rozadinezad (kemeja putih) menerima SK sebagai ketua umum IKAMARA Yogyakarta priode 2026-2027. Minggu 20 September 2026 [Dok. IKAMARA/rahasiaumum.com]

Kutacane. RU – Rozadinezad terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Aceh Tenggara (IKAMARA) Yogyakarta periode 2026-2027.

Ia ditetapkan memimpin organisasi mahasiswa asal Aceh Tenggara tersebut pada Minggu (20/09/2026).

Rozadinezad mengatakan, kepengurusan baru IKAMARA tidak cukup hanya menjaga roda organisasi tetap berjalan.

Ia menargetkan setiap proses selama satu periode kepengurusan harus menghasilkan perkembangan dan kemajuan bagi organisasi.

“Harapannya IKAMARA tidak hanya tetap berjalan, tetapi harus berkembang dan punya progres,” kata Rozadinezad kepada rahasiaumum.com melalui sambungan telepon, dari Yogyakarta.

Ia berharap IKAMARA dapat menjadi ruang yang semakin kuat dalam membangun kekeluargaan mahasiswa Aceh Tenggara di Yogyakarta.

Selain itu, organisasi tersebut diharapkan lebih aktif mendorong kegiatan intelektual dan karya mahasiswa.

Menurut Rozadinezad, IKAMARA juga perlu meningkatkan kontribusinya terhadap daerah asal para anggotanya.

“Harapannya IKAMARA menjadi ruang yang semakin kuat dalam kekeluargaan, semakin hidup dalam berpikir dan berkarya, serta semakin terlihat kontribusinya ke daerah,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Rozadinezad menyebut empat aspek yang akan menjadi perhatian selama kepengurusan 2026-2027, yakni kekeluargaan, intelektualitas, kontribusi, dan eksistensi.

Ia menegaskan, setiap kegiatan yang dijalankan tidak harus menghasilkan perubahan besar.

Namun, setiap proses harus meninggalkan kemajuan, sekecil apa pun.

“Setiap prosesnya harus meninggalkan progres, walau sekecil apa pun,” katanya.(AFW11)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...