Banda Aceh. RU – Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25 kilometer telah menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 9–11 September 2026, sebagai tahap akhir sebelum ruas ini difungsikan secara resmi.
Pemeriksaan ini dilakukan PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri, dan menjadi penentu apakah jalan tol yang sebelumnya hanya beroperasi fungsional untuk pemulihan pascabencana ini layak dibuka penuh untuk masyarakat.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyebutkan bahwa ULFO kali ini turut mengukur tingkat keselamatan jalan lewat sistem Star Rating berstandar internasional mulai dari kelengkapan rambu dan marka, pencahayaan, jarak pandang, hingga desain tikungan dan perangkat pengaman.
Semakin tinggi bintang yang diraih, semakin kecil pula potensi kecelakaan fatal bagi pengguna jalan nantinya. Selain itu, proses ini sebagai titik krusial dalam rangkaian panjang pembangunan Sibanceh.
“Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya, Selasa (15/09/2026).
Dengan rampungnya ULFO di seksi ini, pembangunan Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer kini tinggal selangkah lagi menuju penyambungan penuh. Hamdani berharap kehadiran jalan tol ini mempercepat distribusi logistik, mendongkrak sektor pariwisata, dan memangkas waktu tempuh antarwilayah di Aceh.(TH05)













