Tapaktuan. RU – Seorang petani perempuan bernama Srimah (55) warga Gampong Kapa Seusak, Kecamatan Trumon Timur, mengalami patah kaki setelah diinjak seekor gajah yang memasuki perkebunan warga pada Senin, (14/09/2026) sore.
“Saat kejadian, dua ekor gajah jantan diketahui berada di sekitar perkebunan,” ujar warga.
Warga mengatakan, keberadaan dua ekor gajah jantan tersebut sudah lama meresahkan masyarakat. Satwa liar itu bahkan hampir setiap malam berkeliaran di sekitar kebun dan permukiman.
Warga mengungkapkan, peristiwa gajah liar menyerang warga ini bukan kali pertama terjadi. Konflik sudah berlangsung sejak 2019 dan dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi dua kejadian yang menyebabkan warga menjadi korban.
Kondisi ini membuat masyarakat semakin khawatir konflik kembali menimbulkan korban jiwa.
Warga bahkan harus berjaga di kebun masing-masing hampir setiap malam untuk mengantisipasi kedatangan gajah.
Masyarakat berharap dua ekor gajah tersebut segera ditangani dan dipindahkan ke habitat yang lebih aman agar konflik dengan warga tidak terus berulang.
“Jangan sampai ada korban jiwa akibat diinjak gajah. Kami berharap gajah segera dipindahkan karena sudah sering menimbulkan korban,” harap warga.(TH05)













